Keberadaan negara-negara duni ketiga yang pernah dikatakan oleh George Bush, Jr sebagai Negara ysng perlu di bantu dan akhirnya Negara Root of Evil entah Negara mana yang dia tuduh, bisa jadi adalah Negara yang Ia serang dan kemudian hari tidak ditemukan bukti-bukti siapa dalang penabrak WTC tower dan bukti otentik keberadaan Nuklir di Iraq. Akhirnya karena tidak di temukannya apa yang dicari maka dengan gagahnya Mr. Barack Obama menjelaskan dengan bijak bahwa Demokrasi sudah harus di kultuskan kepada setiap Pemerintahan yang beradab.
Kalau mau jujur Tragedi WTC yang di hembuskan oleh Bushment adalah salah satu perjudian yang sangat beresiko yang diambil si MR.Kutu Kumpret (Bush-red), mengapa? Bukti-bukti tentang orang-orang penting yang berkantor di gedung tersebut terutama Jewish tidak masuk sekitar 80%. 20%nya kemungkinan orang yang kurang berpengaruh dan penting atau tidak tahu akan musibah buatan tersebut. Osama Bin Laden yang nota bene adalah didikan US semasa perang afganishtan melawan Rusia disebuut-sebut bahkan mengaku dengan gagahnya di Video streaming yang entah di upload dimana. Saya terkadang Herman eh’ heran terhadap tknologi terkini yang maskin canggih saja.
Dasarnya konsorsium W3 tentang pengaturan Internet Negara-negara mana saja yang tergabung dan menandatangi Konsorsium ini. Apakah tidak bisa langsung di lacak dimana letak pengupload dan dimana video itu diambil? Apakah US feat Israel bin Japan tidak menanamkan chip GPS yang mana setiap device yang digunakan diseluruh dunia? Pernah baca mobil SUV Chevrolet yang dipasangi alat tersebut kan?
Rahasia apa lagi yang ada karena Internet siapa yang buat? Kalau tidak salah Piranti pertama yang menggunakan Internet adalah Militer US dengan …. Jadi mana ada rahasia lagi kan? Telepon pun rata-rata sudah menggunakan VOIP (Voice Over Internet Protocol) jadi menurut anda?
Belum lagi satelit mata-mata yang jumlahnya ratusan di atas masing-masing kita, sisa-sisa satelit perang dingin pasti masih dipakai. Versi teranyar dan murah adalah Predator yang mana pesawat non awak yang dapat dipakai mengintai dan membom musuh tanpa terdeteksi. Tahun berapa perang dingin berlangsung?
Satu lagi yang agak lucu disebar sebagai Isu kedatangan Mahluk angkasa luar UFO (Unidentified Flying Object) yang katanya mempunyai Intelegensia berlipat diatas manusia. Isu ini kalau dimulai hangat lagi yang paling tertawa terpingkal-pingkal adalah mantan-mantan Presiden US. Tahun berapa Leonardo Da Vinci mengeluarkan sketsa-sketsanya tentang masa depan? Tahun berapa bangsa mesir menggambar didinding maupun bangsa diMachu Pichu menafsirkan akan akhir zaman? Apakah bangsa Israel sedemikian tololnya untuk tidak mengembangkan sketsa-sketsa Leonardo Da Vinci? Albert Einstein adalah sebahagian kecil Ilmuwan yang terkenal yang menciptakan teori Relativitas yang termashyur itu namun betapa menyesalnya dia akan penggunaanya. Ilmuwan-ilmuwan lain sebelum Einstein? UFO pertama kali muncul tahun berapa dan siapa yang menemukannya dipedalaman Mexico pesawat beserta awaknya? –piring terbang Apakah sosok Alien yang adalah boneka yang sebenarnya sudah diganti? Apakah pernah ada wawancara Pilot-pilot pengemudi piring terbang tersebut? Mengapa tidak pernah Alien ditemukan dalam keadaan hidup dan dipublikasikan kepada khalayak ramai?
Pembodohan apakah ini?
Jadi ini semua adalah omong kosong dan pembodohan buatan.Wuihhh sudah omong kosong, pembodohan buatan lagi ya?! Alasannya adalah :
1. Ketakutan US akan kekuatan Negara dunia ke 3 yang mulai pandai dan curiga melihat keberadaan mereka dinegaranya terutama Negara-negara Arab dan Asia yang nota bene beragama mayoritas Muslim.
2. Walau banyak terjadi penentangan akan US dimana-mana khususnya Indonesia yang 92% penduduknya adalah Muslim, namun dengan keberadaan Demokrasi sebagai tolak ukur sebuah Negara beradab bagi US dan di gembar-gemborkan dalam setiap kampanye Presiden disetiap Negara penganut paham demokrasi hal ini bukan lagi menjadi masalah apalagi US sebagai negara super power yang mempunyai pengaruh disetiap sisi terutama mata uangnya Dollar = Dokumen Lalar –Lalar Liar yang menjadi kiblat perdagangan saham dan kurs dunia. Apa yang terjadi didalam negri maupun kebijakan dalam dan luar negri US adalah pertaruhan hidup bagi Negara-negara lain, betapa tergantungnya kita dan bagai kerbau yang cocok hidungnya ditarik kesana-kemari semau yang punya Kerbau!!!
3. Keberadaan Negara-negara muslim contohnya Arab Saudi yang menganut paham kerajaan yang sudah ditundukkannya dengan membela Kuwait pada perang teluk 1991 lalu yang mana Ayah dari sang Kutu Kupret masih menjabat dan menyerang Negara Aggresor Iraq Hal ini adalah Investasi jangka panjang yang sangat menguntungkan US dari minyak, minyak dan sekali lagi minyak! Apakah tidak ada konspirasi antar Saddam Hussein dengan Kutu Kupret dalam agresi ini? Meneketehe,… karena Wikileaks waktu itu belum ada serta jaringan Internet pada waktu itu hanya dipergunakan oleh militer tok’! Juga pada masa itu Microsoft pada saat itu masih menggunakan versi 2 atau 3. Dimana tahun 1995 adalah masa keberlianan Microfost dengan mengeluarkan versi windows yang di sempurnakan Win95’. Masih sempat otak-atik tuh software sampai om gw berapa kali install ulang, .
Sampai sekarangpun topic konspirasi antara Saddam Husain dan George W Bush untuk menyerang Kuwait belum pernah saya baca. Inilah hebatnya sebuah Negara yang mempunyai badan Intelijen punya otak dan tidak suka pamer. Jangan dinegara kita tercinta Intel-intel yang berkeliaran sangat bangga apabila ‘Paha Ayam’ yang terselip di pinggang bisa menonjol atau minimal bisa kelihatan dikit. Belum lagi potongan rambut seperti preman namun model dan gaya bicara yang sangat arogan dijalan dan dimasyarakat umum.
Indonesia yang penduduknya mayoritas muslim hanya dapat di induksi dengan terror-teror . Karena itu bantuan pelatihan Counter Strike ala Games CS seri teranyar diberikan Cuma-Cuma alias gratis tapi nanti bayar pakai sumber daya alam Indonesia dimana masih banyak belum di keruk! Terkadang muncul kecurigaan bahwa ini adalah konspirasi juga. Agen-agen US yang ada di Indonesia sudah bukan rahasia lagi kabinet yang ditunjuk sekarang adalah orang-orang pilihan US yang nota bene harus tunduk kepada presiden namun presiden sendiri harus bagi-bagi ‘kue kepada Partai-partai koalisi sementara apabila ada yang ‘kepala batu dan tidak sesuai dengan kemauan dan kepentingan US harus dicarikan masalah atau reshuffle saja.
Bagaimana SBY tidak mau pusing 8 keliling menghadapi tekanan dari mana-mana? Belum lagi orang-orang partainya yang berkuasa sangat kelaparan akan dana-dana kucuran fee yang harus dicurah bak campuran beton curah dari molen kalau mau dapat Proyek dan tentunya dari pengusaha yang mengharap proyek-proyek pemerintah khususnya Ambalat dan Wisma Atlet yang sedang hangat dibicarakan saat ini. Bagaimana dengan Presiden kita apakah dia salah satu Agen kepala US yang ditunjuk langsung? Coba saja ditanyaken langsyung… (dialek Pak Harto) dijamin si agen jubir belah pinggir kemayu akan menjawabnya dengan lugas tuntas-tas-tas. Kemarin sih si Kumis beracun yang sering komen, nah sekarang jadi mentri moga-moga kena batunya deh karena berani menghina pada kampaye Presiden sebelumnya dengan mengatakan ‘ Orang bugis belum bisa jadi Presiden’. Memangnya bang kumis sudah bisa jadi mentri walau korup???
Demokrasi = Demikian Model Moral Kreasi kami, huh! model moral apa yang berusaha di ciptakan US dan sekutu-sekutunya ?
Demokrasi dalam pengertian harfiahnya sangat bervariasi tergantung dari gantunganya, maskudnya diterapkan dimana. Secara singkat saja Demoktujuan murasi adalah 2 kata yang digabung menjadi 1 yaitu:
Demos dan Kratos. Demos…… Krupuk…. Demo di jalan pake "Krupuk"...
Jadi pengertian ini sebenarnya sangat luhur dan mulia untuk harkat hidup orang banyak. Hal ini mutlak tercipta apabila pelaksana pemerintahan yang ditunjuk dengan sungguh-sungguh mengabdi bukan mengambil karena jabatan yang diemban dan kesempatan untuk itu terbuka lebar. Ng
Hal ini sudah pernah saya kirimkan ke beberapa harian surat kabar untuk coba diterbitkan namun sampai sekarang jawaban yang saya dapatkan adalah; isi opini anda tidak sesuai dengan topic yang anda tulis, tidak ada jalan keluar dsb. Intinya Demokrasi di Indonesia mungkin perlu perubahan sana sini agar supaya kita sebagai Negara yang beragam budaya, etnis dan keyakinan serta kepentingan tidak terjebak dalam LiberalisaTusi yang ditutupi dengan Demokrasi Abu-abu.
Maksud dari Demokrasi Abu-abu disini adalah; memokrasi yang diharapkan US sebenarnya mempunyai kepentingan strategis akan kebutuhan dalam negrinya dengan melakukan politik luar negri dengan mengatas namakan Demokrasi! Sebagai contoh :
1. Masuk akalkah demokrasi ditempatkan di Negara beragam budaya dan kultur serta keyakinan yang kuat? Mana ada Negara Teokrasi mau menerima model kepercayaan dan tanggung jawab manusia, Yang Maha Kuasa adalah penentu melalui Penguasa atau orang yang diyakini sebagai titisan dan mereke yakini bukan sebagai manusia? Negara kerajaan mana yang mau dengan system serah terima pertanggung jawaban?
2. Apakah Negara mau porak-poranda dengan demo-demo anarkis serta politik meja bilyard yang mana bola sasaran menghantam bola lain yang sasaran? Belum lagi politik serta hukum loreng hitam-putih bagai zebra sedang birahi minta ditembak dari samping, atas dan bawah serta lebih parahnya lagi minta ditembak yang bukan salurannya?
3. Dst
Kalau mau dipaksakan paham Demokrasi seperti di US yang mana hukum boleh dibilang sangat dijunjung tinggi dan menjadi patokan tanpa pandang bulu, kita ambil contoh kasus Water Gate yang menyeret kemaluan Presiden ….. namun biarpun kasus-kasus lain seperti ‘Kutu Kupret’ yang keyakinannya akan Root of Evil tidak terbukti namun tidak pernah sekalipun disinggung di Pengadilan Internasional karena efek yang ditimbulkan sangat bergantung dan berkait satu sama lain.
Yankee sebagai warga Negara US memang sangat mentaati hukum yang berlaku di negaranya karena contoh dari Pemerintahnya yang sangat disorot apabila melakukan penyelewengan. Nah,… Negara kita? Orang-orang pemerintahan saja ganasnya luar biasa akan kesempatan dalam kesempitan, ditangkap pun semua bisa diatur karena aparat hukum dapat membijaksanai lagi dengan membisniskan lama kurungan maupun Penjara mana yang mau dijadikan Hotel rodeo (lompat sana lompat sini, boleh izin keluar masuk bahkan liburan keluar negri pun monggo… yang penting bapak ngerti lah… gaji dan jabatan kita kan bapak juga yang ngatur…)
Kemungkinan hanya satu yang perlu dititik beratkan pada Negara yang berSARA seperti Indonesia, sudahlah dengan Pemerintahan sekarang disorot dan diperiksa walau ada bukti sudah tidak ada malunya apalagi sumpah Jabatan dibawah Kitab masing-masing yang diyakini hanyalah sebagai formalitas ditakut-takuti oleh keyakinannya sendiri walau azab sudah didepan mata. Jadi walau system model robotpun yang diterapkan akan tetapi human resourcenya masih seperti ini adalah hal yang mustahal (versi atas mustahil) untuk adanya perubahan yang signifikan. Kita berdoa saja masing-masing mudah-mudahan akan muncul Raja maupun Ratu Adil yang akan membebaskan Negara kita dari Tirani yang ditutupi dengan sandiwara palsu pemerintahan demi dan untuk rakyat. Padahal kalau mau diplesetkan adalah
”Dari rakyat, untuk saya dan demi keluarga dan krono-kroni saya”
Yang perlu sekarang adalah regenerasi yang harus kuat dan mutlak adanya Doktrin disekolah khususnya Sekolah Dasar yang mengharuskan system seperti Akpol maupun Akabri yang didoktrin Bela Negara walau keluarannya masih diluar harapan kita karena bukan rahasia umum lagi bahwa perekrutan calon-calon pemimpin ini sangat menggiurkan dari segi bisnis, mudah-mudahan sudah tidak ada karena siapa yang mau membuktikan kalau tidak mau dihilangkan?!
Bibit-bibit penerus bangsa kalau sudah mengakar kuat tentang pentingnya disiplin dan taat hukum serta nilai keyakinan masing-masing niscaya akan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang tangguh dan birokrat-birokrat unggul yang dapat dipercaya serta takut akan azab di akherat nanti.
Demikian graffiti dari kami yang baru belajar ini semoga ada minimal nilai positif bagi anda pembaca setia Blog kami ini.



No comments for " KUTU KUPRET DEMOKRASI "!
Leave a Reply